Etika Mengirim Pesan kepada Bapak/Ibu Guru - Sukrisno Nino
News Update
Loading...

16 Juli 2021

Etika Mengirim Pesan kepada Bapak/Ibu Guru


Etika Mengirim Pesan kepada Bapak/Ibu Guru

Pelaksanaan BDR selama masa pandemi Covid-19 memberikan berbagai dampak, baik positif maupun negatif. Selain penyampaian materi pembelajaran yang tidak bisa dilakukan secara tatap muka antara peserta didik dan guru, kegiatan komunikasi pun menjadi lebih sering dilakukan melalui HP/Smartphone. Begitu juga dengan komunikasi antara peserta didik kepada guru, misalnya ketika menanyakan materi yang belum dipahami atau tugas-tugas yang akan dikerjakan. Di zaman modern seperti saat ini, komunikasi tidak lagi dilakukan dalam bentuk SMS, tetapi lebih sering dilakukan melalui media sosial seperti Whatsapp.
Meskipun komunikasi melalui media sosial atau aplikasi pesan sudah menjadi hal yang biasa, tetapi tetap ada etika-etika yang harus diperhatikan oleh peserta didik ketika akan mengirim pesan kepada Bapak/Ibu guru. Etika-etika tersebut antara lain:
1.        Pilih Waktu yang Tepat
Meskipun mengirim pesan dapat dilakukan kapan pun, tetapi kamu tidak boleh melakukan hal itu kepada Bapak/Ibu guru. Kamu harus memperhatikan waktu yang tepat untuk mengirim pesan, yaitu pada saat jam kerja atau selama jadwal Bapak/Ibu guru mengajar. Seandainya kita ingin mengirim pesan di luar jam kerja, pastikan tidak di waktu orang beristirahat dan beribadah, serta hindari mengirim pesan pada malam hari setelah lewat pukul 20.00 karena akan mengganggu waktu istirahat Bapak/Ibu guru.

2.        Gunakan Bahasa Formal
Bapak/Ibu guru bukanlah teman sebaya kamu, jadi gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Meskipun Bapak/Ibu guru menggunakan bahasa yang santai, kamu tetap wajib menggunakan bahasa yang formal/resmi untuk menjada etika. Hindari juga penggunaan bahasa alay dan singkatan-singkatan dalam mengirim pesan, seperti sy, dmn, kpn. 

3.        Ucapkan Salam
Salam merupakan hal yang wajib dilakukan untuk memulai percakapan, baik dalam komunikasi secara online maupun langsung. Contoh salam yang bisa digunakan, antara lain “Assalamualaikum”, Selamat Pagi/Siang/Sore”.

4.        Gunakan Kata ‘Maaf’
Kata “maaf” digunakan untuk menunjukkan sopan santun dan kerendahan hati. Contohnya, “Mohon maaf mengganggu waktu Bapak/Ibu”.

5.        Perkenalkan Diri
Perlu diketahui bahwa tidak semua Bapak/Ibu guru menyimpan kontak semua peserta didiknya. Oleh karena itu, selalu perkenalkan diri terlebih dahulu ketika menghubungi Bapak/Ibu guru. Sebutkan nama dan kelas sehingga Bapak/Ibu guru mengenalimu. Contohnya, “Perkenalkan, Pak, nama saya Budi dari Kelas X IPS 2”.

6.        Jelaskan Tujuan
Setelah memperkenalkan diri, kemudian jelaskan tujuanmu menghubungi Bapak/Ibu guru menggunakan tulisan yang singkat, padat, dan jelas. Contohnya, “Saya ingin bertanya tentang tugas yang Bapak berikan hari ini, dalam tugas tersebut kita harus membuat kalimat atau cukup menuliskan contoh katanya saja pak?”

7.        Ucapkan Terima Kasih
Setelah semuanya tersampaikan, jangan lupa ucapkan terima kasih.
Dari semua etika di atas, berikut contoh pesan yang baik untuk dikirim kepada Bapak/Ibu guru.
Assalamualaikum Wr.Wb
Selamat pagi, Pak
Maaf mengganggu waktunya.
Perkenalkan, nama saya Budi dari Kelas X IPS 2
Saya ingin bertanya tentang tugas yang Bapak berikan hari ini, dalam tugas tersebut kita harus membuat kalimat atau cukup menuliskan contoh katanya saja pak?
Terima kasih.
Wassalamualaikum

8. Kesalahan Siswa Mengirim Pesan Ke Guru
a. Hanya Memanggil Guru
Contoh: Pak, Bu, Misi, Halo, Sepada, om, tante
b. Panggilan Gaul
Contoh: Bro, Sista, Wuasab  Bro, siswa
c. Tanpa Salam
Contoh: Pak, Itu tugas aku ga ngerti, pie ya.
d. Tidak Menggunakan Bahasa Sopan dan tanpa identitas pengirim pesan.
Contoh: Mas Guru, Aku ra mudeng, aku kudu pie iki bos
e. Mengirim pesan lebih dari Pukul 21.00 Malam atau terlalu pagi, Pukul 05.00/01.00 dini hari. Normalnya jam pelajaran sekolah dari pukul 06.30 wib.
f. Cumi Guru agar cepat membalas. Cumi (Cuma Miskol)
g. Spam chat kepada guru agar cepat dibalas.
h. tidak mengucapkan terima kasih setelah diberikan info atau menjawab pertanyaan siswa. 
Contoh: setelah guru menjelaskan dan menjawab pertanyaanmu, tutup dengan, Terima kasih bu/pak sudah memberikan informasi. Wassalamualaikum wr.wb




Sumber:
https://www.sman9batam.sch.id/berita/detail/141716/etika-mengirim-pesan-kepada-bapakibu-guru/

Share with your friends

Add your opinion
Disqus comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done